Perkembangan teknologi yang pesat telah menghadirkan alat yang serba canggih. Hal tersebut dapat kita lihat salah satunya pada bidang telekomunikasi. Pada bidang telekomunikasi ini, hadir sebuah transmisi atau sejenis kabel yang sangat canggih. Media transmisi yang awalnya dengan menggunakan tembaga, kini terbuat dari kaca atau plastik yang sangat halus. Ukuran yang dimiliki oleh tranmisi canggih ini sangat kecil, bahkan lebih kecil dari sehelai rambut. Kabel yang berdiameter kurang lebih 12 mikrometer ini dikenal dengan kabel fiber optik. Kabel ini berperan sebagai media transmisi dengan cara mengantarkan data digital berupa cahaya atau sinar dari suatu tempat ke tempat lain hingga jarak 50 kilometer tanpa menggunakan repeater.

Kabel ini memiliki keunggulan daripada media transmisi lainnya. Kapasitas (bandwidth) yang besar dalam mentransmisi informasi dengan kecepatan yang tinggi membuat kabel ini menjadi pilihan bagi para industri. Selain itu, jarak yang dapat dijangkau oleh kabel ini sangat jauh. Memiliki sinyal degradasi yang kecil serta keamanan yang tinggi menjadi keunggulan lain dari kabel ini. Kabel ini memiliki keamanan yang tinggi dikarenakan kabel ini tidak mengalirkan listrik. Dari keunggulan yang ditawarkan tersebut, wajar saja apabila harga dari kabel dan biaya pemasangan kabel ini cukup mahal. Hal tersebut dikarenakan dalam pemasangan kabel ini memerlukan alat khusus serta keahlian dan ketelitian yang tinggi.

Sebagai penikmat dari kecanggihan teknologi ini, Anda yang akan menerapkan kabel fiber optik harus mengetahui jenis-jenis dari fiber optik itu sendiri. Dengan mengetahui jenis dari kabel ini, Anda dapat memilih jenis yang tepat sehingga sesuai dengan kebutuhan. Kabel fiber optik terbagi menjadi 2 jenis. Berikut jenis-jenis kabel fiber optik yang perlu Anda ketahui.

  1. Single mode (SM) fibers

Jenis dari kabel ini mempunyai inti yang kecil yaitu berdiameter 0,0005 inch atau 9 micron. Fungsi dari jenis kabel fiber optik ini adalah untuk mengirimkan sinar laser inframerah. Jenis kabel ini hanya memungkinkan satu mode dalam menyebarkan cahaya melalui inti pada suatu waktu. Jenis kabel single mode jauh lebih panjang cakupannya dibandingkan dengan jenis kabel fiber optik lainnya. Panjang gelombang dari kabel ini adalah 850 sampai dengan 1300 nano meter. Harga dari jenis kabel ini cukup tinggi, dikarenakan proses fabrikasinya yang lebih presisi. Meskipun perlu biaya lebih apabila menggunakan kabel ini, media transmisi ini tetap dikembangkang. Hal tersebut dikarenakan untuk mempertahanankan integritas data spasial dan spektrum dengan jarak yang lebih jauh.

  1. Multimode (MM) fibers

Kabel fiber optik jenis multimode ini memiliki diameter inti yang lebih besar dari jenis kabel fiber optik single mode. Diameter inti dari jenis kabel ini adalah 0,0025 inch atau 62.5 micron. Kegunaan dari jenis kabel ini sama dengan jenis kabel single mode yaitu untuk mengirimkan sinar laser inframerah. Perbedaan kemampuan jenis kabel ini dengan kabel single mode adalah dari segi cara kerjanya dan juga pada jarak gelombang. Jenis dari kabel single mode hanya memungkinkan satu mode menyebarkan cahaya melalui inti pada suatu waktu, sementara jenis kabel multimode sebaliknya. Kabel fiber optik jenis multimode mampu menyebarkan cahaya ratusan modus melalui serat secara bersamaan. Namun, jenis dari kabel ini memiliki panjang jarak gelombang yang lebih pendek daripada jenis kabel fiber optik single mode. Panjang gelombang dari jenis kabel ini adalah 850 sampai dengan 1300 nano meter. Oleh sebab itu, jenis dari kabel ini sering dipilih atau digunakan untuk tujuan komersial. Baca Juga : Jasa Pasang CCTV Tangerang

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *